Museum Purba Gilimanuk Atapnya Bocor, Sepi Pengunjung


Balipost.co.id – Museum Purbakala Gilimanuk yang terletak di lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk semakin tahun semakin memprihatinkan. Bukan saja karena terlupakan dan sepi pengunjung, tetapi dari prasarana kondisi bangunan juga sudah uzur. Beberapa titik atap bangunan utama museum purbakala satu-satunya di Bali Barat ini banyak yang bocor. Hal ini jelas berbanding terbalik dari komitmen pemerintah untuk menghidupkan dan meningkatkan kunjungan ke museum.

Luas areal museum ini sangat lapang, bahkan disisi luar dilengkapi dengan tempat parkir yang memadai. Hanya saja di kawasan ini sangat panas karena lokasinya yang dekat pantai serta minim pohon-pohon peneduh. Sementara bila hujan, air bisa merembes hingga ke dinding tempat penyimpanan fosil-fosil manusia purba.

Sejumlah unit bangunan lain juga nampak di areal situs, tetapi kondisinya sangat tidak layak untuk digunakan tempat pamer. Salah seorang petugas museum, IGB Ketut Ari Susila mengatakan semestinya bangunan museum ini sudah harus direhab. Sejak dibangun tahun 1994 lalu, bangunan tiga lantai itu belum pernah diperbaiki. Hanya ada empat petugas dari Balai Purbakala serta Pemkab Jembrana yang berjaga disana. “ya sangat jarang ada yang datang, biasanya ramai kunjungan para siswa sekolah usai semesteran. Kalau hari-hari biasa sepi.” ujar tamatan Arkeologi yang sudah mengabdi puluhan tahun di museum tersebut.

Petugas lain, Abdul Hamid mengatakan sebenarnya masih ada bangunan di situs yang berada di belakang bangunan utama, namun kondisinya rusak. Kayu-kayu bangunan juga sudah mulai keropos dan atapnya juga rusak. “padahal disini (bangunan utama) kayunya masih kuat, tapi kok yang disana (situs) sudah rusak.” katanya. Di lokasi itu sebenarnya akan dibuat pengembangan museum berupa ruang pamer casting situs yang ditemukan tahun 2003 lalu, tetapi hingga sekarang belum terlaksana.

Di museum ini juga terdapat koleksi benda-benda purbakala baik fosil manusia, sarkofagus, perhiasan dari batu, periuk, perunggu dan lainnya. Fosil manusia purba dari ras Mongoloid ini diperkirakan bermukim di Gilimanuk sejak 195 SM hingga 425 M.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: