<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://chipmunkjumpink.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Feb 2011 02:58:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='chipmunkjumpink.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://chipmunkjumpink.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://chipmunkjumpink.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Museum Purba Gilimanuk Atapnya Bocor, Sepi Pengunjung</title>
		<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/museum-purba-gilimanuk-atapnya-bocor-sepi-pengunjung/</link>
		<comments>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/museum-purba-gilimanuk-atapnya-bocor-sepi-pengunjung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 03:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chipmunkjumpink.wordpress.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Balipost.co.id – Museum Purbakala Gilimanuk yang terletak di lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk semakin tahun semakin memprihatinkan. Bukan saja karena terlupakan dan sepi pengunjung, tetapi dari prasarana kondisi bangunan juga sudah uzur. Beberapa titik atap bangunan utama museum purbakala satu-satunya di Bali Barat ini banyak yang bocor. Hal ini jelas berbanding terbalik dari komitmen pemerintah untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=285&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="padding-right:30px;padding-top:8px;padding-bottom:8px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRhFlNNTy2P-wKTHx4P2gghO6oht5CxC99lTOir2qyIEC7JJ6C4" alt="" width="259" height="194" /><img class="alignright" style="padding-right:8px;padding-top:8px;padding-bottom:8px;" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/museum-purba-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></p>
<p><strong>Balipost.co.id</strong> – Museum Purbakala Gilimanuk yang  terletak di lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk semakin tahun semakin  memprihatinkan. Bukan saja karena terlupakan dan sepi pengunjung, tetapi  dari prasarana kondisi bangunan juga sudah uzur. Beberapa titik atap  bangunan utama museum purbakala satu-satunya di Bali Barat ini banyak  yang bocor. Hal ini jelas berbanding terbalik dari komitmen pemerintah  untuk menghidupkan dan meningkatkan kunjungan ke museum.</p>
<p>Luas areal museum ini sangat lapang, bahkan disisi luar dilengkapi  dengan tempat parkir yang memadai. Hanya saja di kawasan ini sangat  panas karena lokasinya yang dekat pantai serta minim pohon-pohon  peneduh. Sementara bila hujan, air bisa merembes hingga ke dinding  tempat penyimpanan fosil-fosil manusia purba.</p>
<p>Sejumlah unit bangunan lain juga nampak di areal situs, tetapi  kondisinya sangat tidak layak untuk digunakan tempat pamer. Salah  seorang petugas museum, IGB Ketut Ari Susila mengatakan semestinya  bangunan museum ini sudah harus direhab. Sejak dibangun tahun 1994 lalu,  bangunan tiga lantai itu belum pernah diperbaiki. Hanya ada empat  petugas dari Balai Purbakala serta Pemkab Jembrana yang berjaga disana.  “ya sangat jarang ada yang datang, biasanya ramai kunjungan para siswa  sekolah usai semesteran. Kalau hari-hari biasa sepi.” ujar tamatan  Arkeologi yang sudah mengabdi puluhan tahun di museum tersebut.</p>
<p>Petugas lain, Abdul Hamid mengatakan sebenarnya masih ada bangunan di  situs yang berada di belakang bangunan utama, namun kondisinya rusak.  Kayu-kayu bangunan juga sudah mulai keropos dan atapnya juga rusak.  “padahal disini (bangunan utama) kayunya masih kuat, tapi kok yang  disana (situs) sudah rusak.” katanya. Di lokasi itu sebenarnya akan  dibuat pengembangan museum berupa ruang pamer casting situs yang  ditemukan tahun 2003 lalu, tetapi hingga sekarang belum terlaksana.</p>
<p>Di museum ini juga terdapat koleksi benda-benda purbakala baik fosil  manusia, sarkofagus, perhiasan dari batu, periuk, perunggu dan lainnya.  Fosil manusia purba dari ras Mongoloid ini diperkirakan bermukim di  Gilimanuk sejak 195 SM hingga 425 M.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/285/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=285&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/museum-purba-gilimanuk-atapnya-bocor-sepi-pengunjung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f91b1e71ea2d58aa0966859fbc2826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puio</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRhFlNNTy2P-wKTHx4P2gghO6oht5CxC99lTOir2qyIEC7JJ6C4" medium="image" />

		<media:content url="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/museum-purba-300x199.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tarian Tradisional Terpopuler asal Jawa Barat</title>
		<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/tarian-tradisional-terpopuler-asal-jawa-barat/</link>
		<comments>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/tarian-tradisional-terpopuler-asal-jawa-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 03:35:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tarian Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chipmunkjumpink.wordpress.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Tarian Tradisional Terpopuler asal Jawa Barat Tiga jenis tarian tradisional asal Jawa Barat yakni tari Merak, Topeng dan tari Jaipong memiliki “rating” atau popularitas tertinggi di mancanegara. “Ketiga tarian itu selalu dipesan untuk ditampilkan saat pentas di mancanegara, ratingnya cukup tinggi di luar negeri,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Herdiwan Iing Suranta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=281&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Tarian Tradisional Terpopuler asal Jawa Barat</h1>
<p><img class="alignleft" title="Tarian Tradisional Terpopuler asal Jawa Barat" src="http://2vx.net/wp-content/uploads/2010/08/image-82.jpg" alt="image 82 Tarian Tradisional Terpopuler asal Jawa Barat" width="450" height="339" align="left" /></p>
<p style="text-align:left;">Tiga jenis tarian tradisional asal Jawa Barat yakni tari Merak, Topeng dan <a title="tari Jaipong" href="http://2vx.net/tag/tari-jaipong/">tari Jaipong</a> memiliki “rating” atau popularitas tertinggi di mancanegara.</p>
<p style="text-align:left;">“Ketiga tarian itu selalu dipesan untuk ditampilkan saat pentas di  mancanegara, ratingnya cukup tinggi di luar negeri,” kata Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Herdiwan Iing Suranta di Bandung,  Jumat.</p>
<p style="text-align:left;">Meski demikian, Jawa Barat berupaya untuk menampilkan sejumlah seni  busaya lainnya untuk pentas di luar negeri. Di Jabar sendiri saat ini  terdapat sekitar 300 jenis kesenian.</p>
<p style="text-align:left;">Hal itu, menurut Herdiwan untuk menjaga agar pentas di luar negeri   hanya  ketiga seni tari itu . Meski demikian, pihaknya tetap  mengakomodir keinginan pasar pentas di luar negeri.</p>
<p style="text-align:left;">Pentas seni di luar negeri biasanya dilakukan atas undangan negara  yang bersangkutan atau undangan dari KBRI. “Kami pentaskan seni tradisi  lainnya, jangan sampai seni Jabar yang dikenal hanya tari merak, topeng  dan jaipong saja, sambutan dari luar negeri cukup bagus,” kata Herdiwan.</p>
<p style="text-align:left;">Selain itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jabar juga mengubah strategi pengembangan seni <a title="budaya" href="http://2vx.net/category/budaya/">budaya</a>, salah satunya memerankan <a title="Taman Budaya" href="http://2vx.net/tag/taman-budaya/">Taman Budaya</a> Bandung tidak sebatas mementaskan kesenian tradisional namun memberikan pembinaan untuk latihan para seniman seni tradisi.</p>
<p style="text-align:left;">“Disbudpar tidak akan menjadi lembaga yang ’memanggungkan’ seni  budaya, namun dilakukan perubahan  sudut pandang dengan strategi lebih  mendorong pengembangan dan pelestarian seni  budaya,” kata Herdiwan.</p>
<p style="text-align:left;">Pihaknya akan terus mendukung para seniman untuk berlatih dan  melestarikan seni budaya, dan akan mengapresiasinya dengan mementaskan  mereka dalam pagelaran di panggung Taman Budaya maupun di Monumen  Perjuangan Rakyat Jabar.</p>
<p style="text-align:left;">“Kami mengundang mereka untuk pentas, bukan mengundang mereka semata  dengan  bayaran uang. Tapi lebih memberikan ruang pentas dan apresiasi  seni budaya sehingga para pelaku seni budaya mendapat ruang ekspresi,”  kata Herdiwan.</p>
<p style="text-align:left;">Ia menyebutkan, upaya pengembangan seni budaya pada 2010 dilakukan  dengan merenovasi 15 sanggar seni di tiga zona budaya berbeda yakni  Betawian, Cirebonan dan Dermayon.</p>
<p style="text-align:left;">Pembangunan sanggar seni yang memiliki kekhasan tersebut cukup  efektif sehingga sanggar itu kembali hidup dan seni budaya setempat  mendapat ruang pentas yang memadai.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/281/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=281&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/tarian-tradisional-terpopuler-asal-jawa-barat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f91b1e71ea2d58aa0966859fbc2826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puio</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://2vx.net/wp-content/uploads/2010/08/image-82.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tarian Tradisional Terpopuler asal Jawa Barat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perlindungan Istana Kuno Beijing Dengan Teknologi Digital</title>
		<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/perlindungan-istana-kuno-beijing-dengan-teknologi-digital/</link>
		<comments>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/perlindungan-istana-kuno-beijing-dengan-teknologi-digital/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 03:09:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chipmunkjumpink.wordpress.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[indonesian.cri.cn – Istana Kuno Beijing adalah kompleks bangunan berstruktur kayu zaman kuno yang berskala paling besar dan paling utuh pemeliharaannya, juga merupakan museum terpadu yang paling besar di Tiongkok. Selama tahun-tahun belakangan ini, seiring dengan bertambahnya jumlah wisatawan, Istana Kuno Beijing menghadapi tekanan yang semakin besar baik di bidang perlindungan benda budaya, maupun di bidang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=264&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://museumku.files.wordpress.com/2010/12/digital.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1247" title="digital" src="http://museumku.files.wordpress.com/2010/12/digital.jpg?w=252&#038;h=194&#038;h=194" alt="" width="252" height="194" /></a></p>
<p><strong>indonesian.cri.cn</strong> – Istana Kuno Beijing adalah  kompleks bangunan berstruktur kayu zaman kuno yang berskala paling besar  dan paling utuh pemeliharaannya, juga merupakan museum terpadu yang  paling besar di Tiongkok. Selama tahun-tahun belakangan ini, seiring  dengan bertambahnya jumlah wisatawan, Istana Kuno Beijing menghadapi  tekanan yang semakin besar baik di bidang perlindungan benda budaya,  maupun di bidang pameran dan pengelolaan. Berkat penerapan teknologi  digital, masalah-masalah itu dapat diatasi dengan cara yang baru. Dalam  Ruangan Kebudayaan kali ini kami sampaikan laporan tentang perlindungan  benda budaya di Istana Kuno Beijing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Istana Kuno Beijing selesai dibangun pada tahun 1406 dan merupakan  istana kekaisaran Dinasti Ming dan Dinasti Qing, dua dinasti terakhir  dalam sejarah Tiongkok. Selama 500 tahun terakhir, seluruhnya 24 kaisar  pernah menetap dan menangani urusan negara di istana tersebut. Dengan  demikian, di istana itu terdapat banyak benda budaya yang sangat  berharga. Padat tahun 1912, bekas istana kekaisaran itu dijadikan  museum. Dewasa ini, di Museum Istana Kuno Beijing tersimpan kurang lebih  satu juta lebih benda purbakala, antara lain, porselin, barang  perunggu, lukisan dan barang-barang keperluan penghidupan sehari-hari  yang pernah dipakai oleh keluarga kekaisaran. Selain itu, di museum  tersebut terdapat pula banyak patung dan lukisan dinding yang merupakan  benda-benda pelengkap kelompok bangunan berskala besar tadi.</p>
<p>Jumlah wisatawan ke Museum Istana Kuno Beijing pada tahun-tahun ini  meningkat dengan laju berkali lipat dengan jumlah turis setiap tahun  tercatat hampir 10 juta orang. Laju peningkatan tersebut telah membawa  pengaruh terhadap bangunan kuno yang kebanyakan berbentuk kayu juga  semakin menonjol dan sebagian bangunan di antaranya mulai lapuk karena  terjemur oleh sinar matahari dan tertiup oleh angin. Mengenai hal itu,  Eksekutif Senior Museum Istana Kuno Beijing, Yan Hongbin, menyatakan  sangat prihatin. Ia mengatakan: “Benda budaya yang tersimpan di Istana  Kuno Beijing meliputi sepersepuluh dari benda budaya di seluruh negeri.  Sedangkan benda budaya kelas satu di Istana Kuno Beijing merupakan  seperlima daripada seluruh negeri. Sekarang seiring dengan perkembangan  pariwisata, jumlah turis ke Istana Kuno Beijing semakin bertambah. Kami  tidak senang melihat hal itu karena semakin banyaknya turis, semakin  serius pula pengaruh negatifnya terhadap Istana Kuno Beijing. Pengaruh  itu kami sebut sebagai ‘pengaruh terbuka’.”</p>
<p>Yan Hongbin seterusnya mengatakan, biarpun pihak Istana Kuno Beijing  telah mengambil tindakan-tindakan tertentu menanggapi hal itu, antara  lain, membuka lebih banyak areal dan memasang langkan pelindung, namun  masalah yang dihadapi Istana Kuno Beijing dalam perlindungan tetap cukup  serius. Mengingat benda budaya bersifat tidak bisa diperbarui kembali,  maka pihak pengelolaan Istana Kuno Beijing mulai mencoba menerapkan  teknologi modern dalam suaka benda budaya.</p>
<p>Hu Chui adalah Wakil Direktur Pusat Bahan dan Informasi Istana Kuno  Beijing, yang bertanggungjawab atas informatisasi Istana Kuno Beijing.  Menurut keterangan Hu Chui, inti informatisasi adalah digitalisasi,  artinya dengan teknologi digital, maket digital multi dimensi benda  budaya dan rekaman videonya disimpan agar memudahkan penelitian akademis  dan apabila si benda budaya itu kebetulan hilang pada masa depan, maka  data tentang benda budaya itu tetap tersedia dalam komputer. Sekarang  pekerjaan itu telah mencapai kemajuan penting. Ia mengatakan: “Benda  budaya mengalami kerusakan setiap kali diraba. Melalui sistem informasi,  bahan-bahan penelitian, termasuk foto si benda budaya akan dapat  diakses di komputer, dengan demikian, kita akan lebih kerap melihatnya  di komputer yang merupakan pusat data dan mengurangi kesempatan memasuki  gudang benda budaya untuk mendapat informasinya. Misalnya, kita bisa  membuat banyak duplikat yang sangat mirip dengan barang asli dengan  bantuan teknolologi digital. Duplikat itu akan cukup untuk penelitian  biasa. Sekarang kami berencana membangun sebuah galeri gambar digital,  di mana para penonton tidak hanya dapat melihat lukisan dan gambar,  bahkan perincian tentang lukisan itu pun dapat kita lihat dengan jelas,  yaitu lebih jelas daripada mata telanjang jika kita melihat barang  aslinya.”</p>
<p>Hu Chui mengatakan, titik berat informatisasi di Istana Kuno Beijing  dewasa ini terutama ditujukan untuk memudahkan penelitian sarjana dan  para pengelola, namun pada kemudian hari, sistem informasi juga akan  dibuka kepada masyarakat umum. Di situs web Istana Kuno Beijing sekarang  terlihat 4000 lebih foto benda budaya yang sangat jelas dan jumlah foto  masih akan terus bertambah. Di bidang bangunan kuno, Istana Kuno  Beijing sekarang sedang bekerja sama dengan sebuah perusahaan Jepang  untuk mewujudkan penyimpanan digital terhadap semua bangunan zaman kuno  melalui teknologi pembuatan maket tiga dimensi, agar bangunan kuno dapat  dibangun kembali tanpa kesalahan apabila bangunan itu kebetulan hancur.</p>
<p>Oleh karena banyak benda budaya di Istana Kuno Beijing sangat  berharga, misalnya sebagian porselin, lukisan dan kaligrafi yang  mendapat perlindungan kelas tinggi sudah mempunyai sejarah seribu tahun  lebih, maka akses ke benda-benda budaya itu harus melalui prosedur yang  ketat, biarpun petugas tidak boleh merabanya seenaknya, maka pengumpulan  data digital mengenai sesuatu benda budaya harus melalui proses yang  rumit dan memakan waktu panjang. Dengan demikian, digitalisasi informasi  terhadap semua benda budaya yang disimpan di Istana Kuno Beijing masih  akan memakan waktu yang cukup panjang. Hu Chui mengatakan: “Istana Kuno  Beijing adalah satu khazanah benda budaya yang sangat besar dan  pekerjaan informatisasi baru saja dimulai. Sampai sekarang, hanya  separoh benda budaya sudah memiliki arsip video dan foto, yaitu kurang  lebih 400 ribu buah. Sekarang video dan foto tentang 400 ribu buah benda  budaya itu sudah mewujudkan digitalisasi. Kami akan berusaha  menyelesaikan pekerjaan digitalisasi terhadap penyimpanan, lalu lintas  dan pameran semua benda budaya dalam waktu dua sampai tiga tahun.</p>
<p>Hu Chui mengatakan, untuk melindungi Istana Kuno Beijing dengan lebih  baik, pemerintah Tiongkok mulai tahun lalu mengalokasi 100 juta yuan  Renminbi setiap tahunnya sebagai dana khusus untuk mengadakan perbaikan  menyeluruh terhadap Istana Kuno Beijing secara berangsur-angsur dan  proyek itu akan berlangsung selama 20 tahun. Hasil informatisasi akan  memainkan peran penting dalam proses perbaikan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=264&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/perlindungan-istana-kuno-beijing-dengan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f91b1e71ea2d58aa0966859fbc2826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puio</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://museumku.files.wordpress.com/2010/12/digital.jpg?w=252&#38;h=194" medium="image">
			<media:title type="html">digital</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Adat Bolon</title>
		<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/rumah-adat-bolon/</link>
		<comments>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/rumah-adat-bolon/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 02:52:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Adat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chipmunkjumpink.wordpress.com/?p=258</guid>
		<description><![CDATA[Pematang Siantar, Rabu (29/09. Sekitar 2 Jam dari Pematang Siantar terdapat rumah peninggalan raja Purba atau yang lebih dikenal rumah adat Bolon.Ditempat ini selain rumah raja terdapat pula kuburan raja terakhir yaitu Raja Mogang Purba [Juli 1904 - 15 Agustus 1947]. Rumah yang berumur lebih dari 100 thn ini pernah mengalami renovasi beberapa kali.Berikut ulasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=258&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><a href="http://aci.detik.com/read/2010/09/30/193118/1452635/1001/rumah-adat-bolon/1"><img src="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik__DSC3055.JPG" alt="" width="90" height="60" /></a> <a href="http://aci.detik.com/read/2010/09/30/193118/1452635/1001/rumah-adat-bolon/2"><img src="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik_DSC_3011.JPG" alt="" width="90" height="60" /></a> <a href="http://aci.detik.com/read/2010/09/30/193118/1452635/1001/rumah-adat-bolon/4"><img src="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik_DSC_3019.JPG" alt="" width="90" height="60" /></a> <a href="http://aci.detik.com/read/2010/09/30/193118/1452635/1001/rumah-adat-bolon/6"><img src="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik__DSC3052.JPG" alt="" width="90" height="60" /></a> <a href="http://aci.detik.com/read/2010/09/30/193118/1452635/1001/rumah-adat-bolon/8"><img src="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik_DSC_3016.JPG" alt="" width="90" height="60" /></a></div>
<p>Pematang Siantar, Rabu (29/09. Sekitar 2 Jam  dari Pematang Siantar terdapat rumah peninggalan raja Purba atau yang  lebih dikenal rumah adat Bolon.Ditempat ini selain rumah raja terdapat  pula kuburan raja terakhir yaitu Raja Mogang Purba [Juli 1904 - 15  Agustus 1947]. Rumah yang berumur lebih dari 100 thn ini pernah  mengalami renovasi beberapa kali.Berikut ulasan mengenai fungsi dari  rumah yang terdapat di kawasan rumah adat Bolon.</p>
<p>Pattangan Raja<br />
Bangunan ini berhadapan dengan tempat tinggal raja  yang berfungsi sebagai tempat duduk, ditempat ini biasanya raja  melakukan aktifitas seperti bermain musik, alatnya sendiri di simpan  diatas tempat duduk raja, sambil memperhatikan para gadis yang sedang  menumbuk padi di bagian sebelah kanan Pattangan Raja.</p>
<p>Rumah Bolon<br />
Balei  Bolon dipakai sebagai tempat tinggal raja bersama ke 12 istrinya, tamu  dilarang untuk menginap ditempat ini. Sedangkan untuk tamu sendiri  terdapat bangunan khusus yang di sebut Jambur.Luas bangunan ini 8 x 30m</p>
<p>Balei Bolon<br />
Bangunan  ini disebut juga sebagai tempat pengadilan dan penjara sementara.  Terkadang tempat ini dijadikan sebagai tempat musyawarah. Peraturan dan  hukuman yang akan diterima oleh terdakwa sudah tercantum dalam peraturan  yang terdapat di tiang bangunan Balei Bolon. Diatap rumah ini terdapat  kepala kerbau yang berfungsi sebagai pengusir roh jahat dan simbol  kemakmuran, sedangkan bangunan kecil seperti kandang merpati, itu  berfungsi sebagai tempat penangkal ilmu hitam.</p>
<p>Pattangan Puang Bolon<br />
Bangunan  ini berfungsi sebagai tempat duduk permaisuri raja yang tidak boleh  diduduki oleh orang lain. Bangunan ini terletak diantara rumah Bolon dan  Balei Bolon.</p>
<p>Balei Butu &amp; Jabu Jungga<br />
Sebelum memasuki  kawasan tempat tinggal raja, terdapat bangunan tempat tinggal pengawal  raja atau yang disebut Balei Butu, tidak jauh dari tempat ini terdapat  Jabu Jungga atau tempat tinggal Panglima raja bersama keluarganya.</p>
<p>Losung<br />
Bangunan ini tempat menumbuk padi yang dilakukan oleh para gadis sebelum akhirnya mereka dipersunting raja.</p>
<p>Alat transportasi traditional disebut juga Gajah &#8211; gajah, kendaraan ini biasanya ditarik oleh manusia atau kuda.</p>
<p>Nama &#8211; nama raja kerajaan Purba</p>
<p>1. Tuan Pangultop Ultop [1624 - 1648]<br />
2. Tuan Ranjinman [1648 - 1669]<br />
3. Tuan Nanggaraja [1670 - 1692]<br />
4. Tuan Batiran [1692 - 1717]<br />
5. Tuan Bakkaraja [1718 - 1738]<br />
6. Tuan Baringin [171738 - 1769]<br />
7. Tuan Bona Batu [1769 - 1780]<br />
8. Tuan Raja Ulan [1781 - 1796]<br />
9. Tuan Atian [1800 - 1825]<br />
10. Tuan Horma Bulan [1826 - 1856]<br />
11. Tuan Raondop [1856 - 1886]<br />
12. Tuan Rahalim [1886 - 1921]<br />
13. Tuan Karel Tanjung [1921 - 1931]<br />
14. Tuan Mogang [1933 - 1947]</p>
<p>Kerajaan  Purba mulai berdiri pada abad ke XV, hanya raja Mogang yang mempunyai  istri 1 karena beliau sangat berpendidikan dan modern pada jamannya,  selain itu beliau sudah memeluk agama Kristen dan kebiasaan para  pendahulunya tidak dia ikuti.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/258/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=258&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2011/01/09/rumah-adat-bolon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f91b1e71ea2d58aa0966859fbc2826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puio</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik__DSC3055.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik_DSC_3011.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik_DSC_3019.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik__DSC3052.JPG" medium="image" />

		<media:content url="http://images.detik.com/content/2010/09/30/1001/detik_DSC_3016.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pantai Ayah Kebumen Keunikannya Tiada Gunanya</title>
		<link>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2010/12/23/pantai-ayah-kebumen-keunikannya-tiada-gunanya/</link>
		<comments>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2010/12/23/pantai-ayah-kebumen-keunikannya-tiada-gunanya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 02:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>puio</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keunikan Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chipmunkjumpink.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Pantai seperti sebuah lukisan yang menggambarkan keindahan alam ciptaan Tuhan. Mata kita akan disuguhkan dengan berbagai keindahan, seperti matahari tenggelam, hamparan pasir putih, dan ombak yang bergulung-gulung. Indonesia menjamin keindahan untuk semua wisata pantai yang dimilikinya, salah satunya adalah keindahan yang dimiliki oleh Pantai Ayah Kebumen. Nama salah satu pantai yang dimiliki Indonesia ini memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=249&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="padding-right:30px;padding-top:8px;padding-bottom:8px;" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQNMq245KVOrdR_JOTyOgJ79cOmQPHNYdVGrQMQ2qgotWJ30VlY5w" alt="" width="275" height="183" />Pantai  seperti sebuah lukisan yang menggambarkan keindahan alam ciptaan Tuhan.  Mata kita akan disuguhkan dengan berbagai keindahan, seperti matahari  tenggelam, hamparan pasir putih, dan ombak yang bergulung-gulung.  Indonesia menjamin keindahan untuk semua wisata pantai yang dimilikinya,  salah satunya adalah keindahan yang dimiliki oleh <a title="Pantai Ayah Kebumen" href="http://www.anneahira.com/pantai-ayah-kebumen.htm">Pantai Ayah Kebumen</a>.</p>
<p>Nama  salah satu pantai yang dimiliki Indonesia ini memang sangat unik,  begitu pun dengan keindahan yang disajikan. Wisata pantai ini terletak  di daerah Kebumen, <a title="pariwisata semarang" href="http://www.anneahira.com/pariwisata-semarang.htm">Jawa Tengah</a>, tepatnya di kecamatan Ayah.</p>
<p><strong>Keunikan Pantai Ayah Kebumen</strong></p>
<p>Keunikan yang dimiliki oleh pantai Ayah tidak ada duanya. Pantai ini berada di antara <a title="kura kura laut" href="http://www.anneahira.com/kura-kura-laut.htm">laut</a> Selatan dan <a title="gunung hutan" href="http://www.anneahira.com/gunung-hutan.htm">hutan</a> jati yang dimiliki oleh Perum Perhutani milik Kedu Selatan. Hutan  tersebut dikenal masyarakat sekitar dengan nama hutan Logending.  Perpaduan unik yang dimiliki oleh pantai Ayah jarang ditemui di  pantai-pantai lain yang terdapat di Indonesia.</p>
<p>Pengunjung yang sudah puas menikmati <a title="pulau sikuai" href="http://www.anneahira.com/pulau-sikuai.htm">keindahan</a> pantai yang landai, bisa jalan-jalan ke kawasan hutan tersebut. Di  dalam hutan, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai pohon langka  yang tinggi menjulang. Pohon-pohon tersebut berasal dari berbagai daerah  di Indonesia dan luar Indonesia. Pengunjung akan menemukan pohon Mahoni  Afrika yang tergolong langka di hutan yang dikelola oleh pemerintah  ini. Bahkan, hutan ini dijadikan <a title="tempat teraneh" href="http://www.anneahira.com/tempat-teraneh.htm">tempat</a> observasi dan pengembangbiakan tanaman <a title="cantor kura-kura langka" href="http://www.anneahira.com/cantor-kura-kura-langka.htm">langka</a> tersebut.</p>
<p>Hutan Logending yang berjarak sangat dekat dengan <a title="pantai teluk penyu" href="http://www.anneahira.com/pantai-teluk-penyu-8368.htm">pantai</a>,  bisa dijadikan tempat berkemah yang menyenangkan. Pengunjung bisa  ‘menginap’ di hutan sembari menikmati indahnya suasana pantai Ayah.  ‘Lekukan-lekukan’ yang terdapat di dalam hutan dianggap cukup menantang  bagi sebagian <a title="kiat-kiat orang sukses" href="http://www.anneahira.com/kiat-kiat-orang-sukses.htm">orang</a>. Pihak pengelola juga menyediakan fasilitas <em>outbond </em>untuk melengkapi kepuasan para pengunjung.</p>
<p>Hal lain yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke pantai Ayah adalah keindahan muara <a title="pencemaran sungai" href="http://www.anneahira.com/pencemaran-sungai.htm">sungai</a> Bodo. Untuk menikmati keindahan tersebut, kita bisa menyewa perahu  milik nelayan setempat yang memang disediakan khusus untuk melayani  wisatawan. Sungai Bodo ini memisahkan wilayah Kebumen dengan <a title="makanan khas cilacap" href="http://www.anneahira.com/makanan-khas-cilacap.htm">Cilacap</a>.</p>
<p>Spanjang perjalanan, pengunjung akan kembali disuguhkan dengan berbagai ‘material’ <a title="kutipan indah" href="http://www.anneahira.com/kutipan-indah.htm">indah</a> ciptaan Tuhan, seperti pepohonan yang rindang di sepanjang tepian  sungai. Pohon-pohon jati yang terdapat di hutan Logending juga ‘setia’  mengiringi perjalanan.</p>
<p>Fasilitas yang disediakan pihak pengelola pantai Ayah juga tergolong lengkap, seperti <a title="penginapan" href="http://www.anneahira.com/penginapan.htm">penginapan</a>, parkir yang luas, tempat <a title="tata cara ibadah haji" href="http://www.anneahira.com/tata-cara-ibadah-haji.htm">ibadah</a>, tempat bermain anak, beberapa kios yang menyediakan berbagai barang dan makanan khas masyarakat sekitar pantai, seperti gula <a title="kerajinan batok kelapa" href="http://www.anneahira.com/kerajinan-batok-kelapa.htm">kelapa</a> atau grobi, serta warung-warung makan, juga lapak bagi para nelayan yang ingin menjual hasil melautnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chipmunkjumpink.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chipmunkjumpink.wordpress.com&amp;blog=7577288&amp;post=249&amp;subd=chipmunkjumpink&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chipmunkjumpink.wordpress.com/2010/12/23/pantai-ayah-kebumen-keunikannya-tiada-gunanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d0f91b1e71ea2d58aa0966859fbc2826?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">puio</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQNMq245KVOrdR_JOTyOgJ79cOmQPHNYdVGrQMQ2qgotWJ30VlY5w" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
